Sportourism - Tahun 2017, Wakatobi Targetkan 40 Ribu Wisatawan

SPORTOURISM – Wakatobi berbenah. Destinasi wisata unggulan yang terletak di Indonesia Timur ini tak tanggung-tanggung mencanangkan target di 2017. 40.000 wisatawan baik dari mancanegara maupun dari dalam negeri.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi, Nadar Wangiwangi mengatakan pusat Pemerintahan Kabupaten Wakatobi, Jumat (23/12) mengatakan penetapan target itu mengacu pada kunjungan sepanjang tahun 2016 telah mencapai 22.000 orang. "Kami berani memasang target 40.000 kunjungan tahun 2017, terkait ditetapkan Wakatobnasii menjadi satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia oleh Pemerintah Pusat," katanya.

 

Kebijakan Pemerintah Pusat tersebut, kata dia konsekwensinya pengembangan dan pemasaran pariwisata Wakatobi ke depannya juga menjadi urusan Pemerintah Pusat. "Kami optimistis ada peningkatan kunjungan wisatawan ke depannya," katanya.

Wakatobi menawarkan dan mengandalkan obyek wisata alam bawah laut yang memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemarnya bukan saja wisatawan nusantara juga mancanegara.

 

Selain dihuni sebanyak 750 jenis terumbu karang, kata dia alam bawah laut Wakatobi juga menjadi habitat bagi 942 jenis ikan dan biota laut lainnya.

 

Tumbuh dan berkembang obyek wisata itu, memberikan kontribusi cukup besar bagi kegiatan perekonomian masyarakat di kawasan pantai itu.

 

"Industri perhotelan dan restoran optimistis tumbuh dan berkembang ke depannya," katanya dan menambahkan tak kalah pentingnya warga pesisir pantai juga ikut berkembang usahanya.

 

Wakatobi, kependekan dari nama empat pulau; Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, tidak hanya indah di bawah laut dan mempesona di sekujur daratannya, tapi juga dihuni masyarakat kaya tradisi dan budaya. Di Pulau Wangi-wangi, misalnya, ada permukiman masyarakt gipsi laut Suku Bajo.

 

Sebagai destinasi prioritas, pemerintah terus membangun Wakatobi agar mudah diakses wisman. Saat ini Bandara Matahora telah didarati berbagai maskapai yang membawa wisatawan dari Makassar dan Kendari.